Militer Kudeta dan Twitter jadi Bahan Pinta Tolong Warga

Militer Kudeta dan Twitter jadi Bahan Pinta Tolong Warga
Sukadana post
Senin, 01 Februari 2021

Naypyidaw, Myanmar. Negara timur laut Asia Tenggara, Myanmar kembali bergejolak. Setelah militer helat kudeta selama setahun ke depan, terhadap pemimpin negara Myanmar, Aung San Suu Kyi, Senin (1/2/2021).

Remaja putri Myanmar di ibukota Naypyiedaw mengeluhkan jaringan internet yang diputus pemerintah. Int.
Kudete militer ini membuat Myanmar menjadi topik bahasan di Twitter. Sekitar 298 ribu tweet terjadi karena netizen berbagi link berita Myanmar.

Seperti biasa, militer Myanmar dikecam netizen banyak negara. Sementara itu, warga Myanmar minta doa semoga negara mereka aman dan terkendali. Koneksi internet di Myanmar akhirnya dibatasi oleh pihak militer.

Akun influencer dan mantan wartawan Reuters, Aye Min Thant banyak mencuit soal situasi terbaru di Myanmar. Aye Min Thant jadi dosen teknologi di Myanmar Innovation Lab Phandeeyar.

“Kami mohon doa warga dunia, Myanmar kembali tenang,” pinta Aye Min Thant di ruang kerjanya.

Beredar juga kejadian kudeta Minggu (31/1/2021) malam hingga Senin (1/2/2021) pagi. Cuitan di twitter yang menggambarkan kejadian kudeta awalnya mudah diakses. Namun kemudian hilang dan hanya timbul cuitan hati soal internet putus di Myanmar.

Juru bicara Partai Liga Demokrasi Nasional (NLD), Myo Nyunt yang menaungi Suu Kyi, membenarkan kabar pemimpin negara dipenjara oleh militer Myanmar. “Suu Kyi dan beberapa tokoh senior pemerintahan lainnya, ditahan di ibukota Naypyitaw,” kata Myo Nyunt.

Militer Myanmar menetapkan keadaan darurat dan jam malam. Militer Myanmar juga mengumumkan ambil alih kekuasaan selama setahun saja. Puncak kekuasaan diserahkan kepada Panglima Angkatan Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing. (int/nur)

Open Comment
Close Comment

Belum ada Komentar untuk "Militer Kudeta dan Twitter jadi Bahan Pinta Tolong Warga"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Copyright © 2020